Disdukcapil Jabar Dorong Kabupaten/Kota Lakukan Jemput Bola

BANDUNG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat mendorong Disdukcapil kabupaten/kota 'menjemput bola' dalam perekaman KTP-el.

Saat ini masih ada 374.688 penduduk Jawa Barat dari berbagai kabupaten/kota yang belum merekam KTP-el.

"Disdukcapil kabupaten/kota jemput bola ke rumah sakit, sekolah, car free day, pelayanan langsung ke tempat keramaian, semisal mall untuk mengejar target perekaman KTP-el," ujar Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Jawa Barat, Dewi Lasmanawati, ketika ditemui di Kantor Disdukcapil Jabar, Rabu (23/5/2018). Disdukcapil Jabar, kata Dewi Lasmanawati, melakukan upaya jemput bola.

Hal itu dilakukan ketika mengadakan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) di IPDN Jatinangor beberapa waktu lalu.

Selain itu, berkaitan dengan data kependudukan menjelang Pilkada serentak 2018, Disdukcapil juga bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.

"Kemendagri memberi DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilu) ke KPU, dari situ kami setiap tahapan melakukan pendampingan, melakukan sinkronisasi data bersama KPU," ujarnya.

Dalam beberapa kesempatan, Disdukcapil juga menggelar pertemuan dengan KPU Jabar untuk memvalidasi data kependudukan.

"Kami melakukan pembersihan data terhadap data yang ganda, anomali, menertibkan data, menyandingkan data dari KPU, sehingga dipastikan yang bersangkutan (calon pemilih) benar-benar ada," ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan dari 44.362.139 penduduk Jabar, terdapat sekira 32.500.557 penduduk yang wajib memiliki KTP-el.

Dari jumlah tersebut, jumlah DPT Jawa Barat sebanyak 31.735.133 jiwa. Saat ini Disdukcapil mengejar perekaman KTP-el untuk 374.688 penduduk.