Diawali ASN, Jawa Barat Siap Terapkan KTP Digital
JABAR HITS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap menerapkan kartu tanda penduduk (KTP) digital. Hal ini sesuai dengan rencana Kementerian Dalam Negeri yang akan meluncurkan Identitas Kependudukan Digital (Digital ID) tahun ini.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat, Dady Iskandar, di Bandung, Kamis, 21 Juli 2022 mengatakan, saat ini penerapan Digital ID baru mencakup ASN Jawa Barat.
Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kritik dan masukan dari warga ASN terhadap aplikasi tersebut, agar ke depan semakin disempurnakan.
KTP digital ini adalah bentuk inovasi Pemerintah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat, disaat mereka memerlukan data atau dokumen kependudukan pada saat sedang mengurus suatu keperluan.
“Jadi ke depan, masyarakat tidak perlu membawa-bawa dokumen, cukup dengan membuka aplikasi Digital ID-nya, kemudian ditunjukkan kepada petugas yang berwenang,” ujar Dady.
Seperti diketahui, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada tahun ini akan segera meluncurkan Identitas Kependudukan Digital (Digital ID).Adapun tujuan dari peluncuran Digital ID ini adalah selain untuk menghemat anggaran pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), juga sebagai salah satu implementasi Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Kependudukan.
Penerapan Digital ID, diawali oleh seluruh jajaran Disdukcapil se-Indonesia mulai dari Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota.
Saat ini, sudah sekitar 99% karyawan karyawati Disdukcapil se-Indonesia sudah memiliki dan memanfaatkan Digital ID didalam gawainya masing-masing.
Adapun konten didalam aplikasi Identitas Kependudukan Digital diantaranya terdiri dari : NIK, Nomor Kartu Keluarga, dokumen-dokumen kependudukan, Data Keluarga. Bahkan bukti sertifikat vaksin Covid-19 pun sudah tercantum didalam aplikasi tersebut.
Lalu bagaimana dengan masyarakat yang tidak memiliki gawai, atau tempat tinggalnya tidak terjangkau jaringan internet?
Dalam kesempatan lain, permasalahan tersebut ditanggapi oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah.
“Bagi masyarakat yang tidak memiliki gawai, atau berada didaerah yang tidak terjangkau jaringan internet, jangan khawatir. Pemerintah tetap akan melakukan pencetakan KTP-el fisik, sehingga identitas kependudukan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
Pemerintah menargetkan, tahun 2022 seluruh masyarakat Indonesia sudah mendownload dan memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital ini.
Dengan demikian, proses penyempurnaan aplikasi dapat berjalan dengan lebih cepat, sehingga pada Tahun 2023 Identitas Kependudukan Digital sudah bisa fully operational.
Oleh karena itu, Pemerintah sangat mengharapkan dukungan positif dari semua pihak, khususnya masyarakat, dalam mensukseskan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital ini.***
https://www.jabarhits.com/jawa-barat/pr-4983942913/diawali-asn-jawa-barat-siap-terapkan-ktp-digital
